MENGGANDENG MASYARAKAT LOKAL SEBAGAI PELAKU BISNIS PARIWISATA
Dibuat oleh : Admin Website pada tanggal 13 Jun 2017 17:46:46

Sejak ditetapkan sebagai 10 destinasi wisata nasional dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional geliat perkembangan wisata di Kawasan Taman Nasional (TN) Wakatobi semakin menunjukan perkembangan yang signifikan.Hal ini harus berbanding lurus dengan kesiapan sumber daya manusia menghadapi dinamika perkembangan kemajuan zaman.

Kondisi Wakatobi yang hampir 90% adalah perairan mengharuskan masyarakatnya bergantung pada laut.Balai TN Wakatobi di Tahun 2017 ini menggandeng masyarakat sebagai mitra pengembangan pariwisata bahari karena mereka adalah warga lokal yang lebih paham dengan kondisi sekitar. Sehingga, saat wisata bahari dikembangkan, itu akan lebih memudahkan.Tetapi, yang lebih penting dari itu adalah keinginan mensejahterakan masyarakat pesisir, karena nelayan dan masyarakat pesisir di Wakatobi, saat ini masih terfokus pada lingkaran produksi dan perdagangan produk kelautan dan perikanan.

Salah satu faktor penting untuk menumbuhkan partisipasi masyarakat nelayan adalah pembinaan yaitu antaralain melalui penyuluhan dan pendidikan yang terus menerus kepada masyarakat setempat. Pembinaan masyarakat dapat dilihat dari beragam pendekatan, sehingga dapat memahami pokok-pokok pikiran tentang pembinaan merupakan suatu sistem pendidikan non formal, berupaya mengubah perilaku sasarannya.

Sebelum menerjunkan masyarakat dalam kegiatan kepariwisataan, pihak Balai TNWakatobi  terlebih dahulu memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pengetahuan kepariwisataan, khususnya wisata bahari. Kegiatan yang berlangsung selama 8 (delapan) hari ini dibagi dalam 2 (dua) tingkatan yakni tingkat Open Water dan Advanced. Masing-masing tingkatan diikuti sebanyak 20 (dua puluh) orang. Pelaksanaan Kegiatan ini dipusatkan di Hotel Galaxi Inn dan Pantai Nirwana Kota Baubau, dengan Tim Pengajar berasal dari Scuba School International (SSI). Kepala Balai TNWakatobi dalam sambutannya pada acara pembukaan mengharapkan peran serta peserta dalam mengikuti kegiatan, mengingat kegiatan pelatihan menyelam adalah yang memiliki resiko tinggi, diharapkan kesadaran peserta untuk senantiasa mengikuti kegiatan sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan.Pada akhirnya Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk masyarakat pesisir Wakatobi dalam memanfaatkan kekayaan alam yang ada sebagai sumberpenghasilan dengan menggunakan keindahan alamnya dengan tidak merusak alam itu sendiri.