Taman Nasional Wakatobi Menjadi Taman Warisan ASEAN (ASEAN Heritage Park) ke 40
Dibuat oleh : Admin Website pada tanggal 13 Jun 2017 17:50:05

Pada 14-15 Maret 2017 telah berlangsung pertemuan ke-27 ASEAN Working Group on Nature Conservation and Biodiversity (AWGNCB)di Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam. Direktur Kerja Sama Sosial Budaya ASEAN Kemlu, Jehezkiel Stephanus George Lantu bertindak menjadi chairman pertemuan tersebut.

Pertemuan AWGNCB ke-27 ini memiliki arti penting bagi Indonesia. Pertemuan itu telah mensahkan Taman Nasional (TN) Kepulauan Seribu dan TN Wakatobi sebagai Taman Warisan ASEAN (ASEAN Heritage Park/AHP) yang ke 39 dan 40. ASEAN Heritage Parks merupakan kawasan perlindungan terpilih di wilayah ASEAN dengan keaneragaman hayati dan ekosistem yang unik dan bernilai tinggi sebagai keterwakilan ekosistem di kawasan negara-negara ASEAN. AHP merupakan penghargaan tertinggi terhadap pentingnya perlindungan suatu kawasan yang telah ditetapkan sebagai kawasan konservasi.

Pertemuan juga telah mengupayakan proses pengusulan TN Betungkerihun-Danau Sentarum dan TN Bantimurung Bulusaraung untuk menjadi AHP selanjutnya.

Ketua Delegasi RI Ratna Kusuma Sari, Pejabat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kembali menegaskan komitmen Indonesia untuk mempercepat proses ratifikasi Peraturan Presiden (Perpres) Pendirian ASEAN Center for Biodiversity (ACB). Ratifikasi Perpres tersebut ditargetkan rampung tahun ini.

Dari 37 lokasi di Asia Tenggara yang telah berstatus AHP,  hanya empat kawasan yang berada di Indonesia yaitu TN Gunung Leuser, TN Kerinci Seblat, TN Lorent dan terakhir adalah TN Way Kambas baru ditetapkan setahun yang lalu. Dengan disahkannya TN Kepulauan Seribu dan TN Wakatobi sebagai AHP, maka bertambah kawasan AHP di Indonesia menjadi 6 kawasan.

Sumber: Diolah dari berbagai referensi