Pengamanan zona pariwisata TNW bersama masyarakat adat Binongko di Pesisir Pulau Binongko
Dibuat oleh : Admin Website pada tanggal 13 Jun 2017 17:51:52

Tanggal 28 Pebruari 2017, Kepala Resort Binongko,  Hasbullah La Ubati, bersama Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Perikanan dan masyarakat adat Binongko bersama-sama melakukan pengamanan kawasan di Zona Pariwisata (ZPR) Taman Nasional Wakatobi (TNW) yaitu di Pantai Mbara-mbara, Tanjung Mercusuar dan lokasi SASI adat Sarano Wali Binongko. Masyarakat adat bersama pemerintah terkait bersama-sama menjaga pemberlakuan zonasi agar dilaksanakan sesuai peraturan yang ada, sehingga aset perikanan daerah ini dapat dimanfaatkan di masa mendatang secara terus menerus hingga ke anak cucu.

Masyarakat sudah banyak yang menyadari arti penting zonasi TNW dan SASI terutama yang diterapkan di wilayah adat Wali sebagai lokasi tabungan, mereka percaya bahwa sumberdaya yang ada pada lokasi yang dijaga tersebut akan memberikan dampak yang positif bagi daerah sekitarnya, ikan pada lokasi yang dijaga dan tidak terganggu akan berkembang dengan baik, dan setelah melimpah maka ikan akan keluar dari tempat tersebut dan dapat dimanfaatkan oleh nelayan.

Pada lokasi SASI pada wilayah adat Wali, telah disepakati bersama masyarakat adat bahwa sewaktu-waktu akan dibuka untuk dimanfaatkan di daerah itu kemudian setelah dirasa cukup dalam pengambilan sumberdaya ikan maka lokasi akan ditutup kembali supaya tidak dimanfaatkan dulu dan dijaga secara bersama-sama sebagai lokasi tabungan sumberdaya.

Di Pulau Binongko, perangkat dan aturan adat setempat masih diakui oleh masyarakatnya, sehingga peran adat dalam mengatur tatanan kehidupan masyarakat di Binongko masih dilaksanakan oleh masyarakat, beserta sanksi adat apabila melanggar peraturan adat yang telah ada. Dengan adanya peranan besar adat bersama-sama pemerintah dalam mengelola sumberdaya perairan yang baik diharapkan pengelolan sumberdaya perikanan di Binongko dapat berjalan sesuai dengan harapan karena semuanya demi kebaikan masyarakat secara umum.