PELATIHAN PENINGKATAN PERAN MASYARAKAT BINAAN DI KAWASAN KONSERVASI TAMAN NASIONAL WAKATOBI
Dibuat oleh : Admin Website pada tanggal 10 Aug 2018 09:38:50

Sumber : Hastuty (SPTN Wilayah II Balai TN Wakatobi)



Kaledupa (10/8/2018) Keberadaan masyarakat yang berada di dalam kawasan Taman Nasional  Wakatobi (TNW) menjadikan kawasan TNW memiliki keunikan tersendiri dibanding kawasan konservasi lainnya. Sehingga diperlukan strategi dalam pelibatan masyarakat untuk ikut menjaga dan melindungi kawasan melalui pemberian hak pengelolaan kawasan pada zona pemanfaatan dan zona lainnya yang sudah di tetapkan peruntukannya.

Salah satu langkah strategi yang ditempuh oleh Balai TNW melalui Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Kaledupa bekerjasama dengan FORKANI (Forum Kahedupa Toudani) dan WWF-Indonesia SES mengadakan “Pelatihan Peningkatan Peran Masyarakat Binaan di Desa Horuo Kecamatan Kaledupa Kabupaten Wakatobi, yang diikuti sebanyak 30 (tiga puluh) orang peserta dari perwakilan Kelompok Nelayan Desa Horuo dan Kampung Mantigola. Pelibatan masyarakat Desa Horuo selain wilayah desanya merupakan salah satu desa yang berada di dalam kawasan TNW, juga keberadaan salah satu komunitas masyarakatnya yang bermukim ditengah perairan laut Desa Horuo yang disebut Kampung Mantigola dan dihuni oleh Suku Bajo.

          Pelatihan berlangsung selama tiga hari bertempat di Balai Pertemuan Rumah Adat Mantigola mulai Jum’at (10/8) sampai dengan Minggu (12/8). Tujuan pelatihan ini untuk merangsang partisipasi aktif masyarakat desa untuk saling berbagi, menggali dan menganalisis pengetahuan masyarakat tentang kondisi dan kehidupan desa sehingga dapat membuat suatu rencana dan tindakan nyata dalam pengelolaan sumber daya alam di Desa Horuo dan pengeloaan kawasan TNW.

          Dalam pelatihan ini metode yang digunakan yaitu Metode PRA (Participatory Rural Appraisal) suatu metode untuk memahami desa secara partisipatif, dalam hal permasalahan dan upaya antisipasi yang dibutuhkan dengan mendasarkan pada potensi dan kendala sumberdaya yang tersedia. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya perlindungan dan pengamanan serta pemanfaatan sumber daya alam secara lestari dan berkelanjutan.